Environmental Monitoring Monitoring Solution

Sensor Turbidity: Monitoring Kekeruhan yang Lebih Andal

Sensor Turbidity membantu membaca kekeruhan air dengan pengukuran real-time yang lebih terstruktur.

Dipublikasikan: 4 Mei 2026
argatech
· 4 menit baca
Sensor Turbidity untuk monitoring kekeruhan air

Sensor Turbidity dipakai untuk memantau kekeruhan air secara real-time. Pada halaman produk resmi Fortuna Argatech, sensor ini adalah BOQU dengan komunikasi RS485 Modbus, proteksi IP68/NEMA6P, bodi SUS316L atau titanium alloy, dan rentang hingga 4000 NTU.

USGS menjelaskan bahwa turbidity adalah ukuran kejernihan relatif cairan. Semakin banyak cahaya yang dihamburkan oleh material di dalam air, semakin tinggi nilai kekeruhannya. Karena itu, turbidity menjadi salah satu indikator penting dalam monitoring kualitas air.

Apa itu turbidity?

Turbidity adalah tingkat kejernihan air. Air yang jernih memiliki turbidity rendah, sedangkan air yang keruh memiliki turbidity lebih tinggi.

USGS juga menjelaskan bahwa material penyebab kekeruhan dapat berupa clay, silt, partikel organik sangat kecil, algae, senyawa organik terlarut berwarna, plankton, dan organisme mikroskopis lain.

Mengapa turbidity perlu dipantau?

Turbidity memberi gambaran cepat tentang apakah air terlihat lebih jernih atau lebih keruh dari biasanya.

Membantu membaca dampak hujan dan sedimen

Setelah hujan, partikel dari daratan bisa terbawa ke sungai dan membuat turbidity naik.

Menjadi indikator potensi pencemaran

USGS menyebut turbidity bisa digunakan sebagai indikator potensi polusi di badan air.

Mendukung proses pengolahan

Pemantauan turbidity membantu operator memahami perubahan kualitas air di intake, sungai, atau sistem pengolahan.

Bagaimana Sensor Turbidity bekerja?

Secara umum, sensor turbidity bekerja dengan mengarahkan cahaya ke air lalu membaca cahaya yang tersebar atau terpantul kembali oleh partikel di dalam sampel. Semakin besar hamburan cahaya, semakin tinggi nilai turbidity.

Pada sistem seperti ini, hasil pengukuran biasanya ditampilkan dalam NTU (Nephelometric Turbidity Units).

Kapan sensor ini dipakai?

Sensor Turbidity cocok dipakai saat:

  • air sungai perlu dimonitor secara real-time
  • air limbah memerlukan kontrol kualitas
  • sistem membutuhkan data sebelum dan sesudah hujan
  • sensor harus dihubungkan ke data logger, PLC, atau SCADA
  • lokasi memerlukan sensor terendam dan tahan korosi

Spesifikasi utama

Semua spesifikasi di bawah mengacu pada halaman produk resmi Fortuna Argatech: https://argatech.com/sensor/sensor-turbidity/ (tanpa tanggal).

  • Brand: BOQU
  • Jenis sensor: Turbidity Sensor
  • Rentang pengukuran: 0.01-100 NTU / 0.01-4000 NTU
  • Komunikasi: RS485 Modbus
  • Material bodi utama: SUS316L (versi standar) / Titanium Alloy (versi air laut)
  • Waterproof rate: IP68 / NEMA6P
  • Akurasi indikasi: < +/-5% dari nilai terukur (tergantung homogenitas lumpur)
  • Pressure range: <= 0.4 MPa
  • Kecepatan aliran maksimum: <= 2.5 m/s
  • Suhu lingkungan: 0-45 C
  • Catu daya: 12 VDC
  • Kalibrasi: Sample Calibration, Slope Calibration

Apa arti spesifikasi ini di lapangan?

  • Rentang sampai 4000 NTU membuat sensor ini cocok untuk variasi kekeruhan yang luas.
  • RS485 Modbus memudahkan integrasi ke data logger, PLC, atau SCADA.
  • IP68/NEMA6P mendukung instalasi terendam.
  • Versi titanium lebih sesuai untuk air laut atau lingkungan korosif.
  • Kalibrasi sample dan slope membantu penyesuaian pembacaan di lapangan.

Sensor Turbidity dalam ekosistem monitoring

Sensor turbidity sering dipakai bersama parameter lain seperti pH, DO, temperature, dan conductivity. Dalam sistem seperti ONLIMO atau monitoring air industri, parameter ini membantu tim melihat kondisi air secara lebih utuh.

Manfaat utama

  • membantu membaca perubahan kejernihan air lebih cepat
  • mendukung monitoring sungai dan air limbah
  • memudahkan integrasi ke sistem kontrol
  • membantu mendeteksi lonjakan sedimen setelah hujan
  • memperkuat evaluasi kualitas air secara berkelanjutan

Kesimpulan

Sensor Turbidity adalah alat penting untuk memantau kekeruhan air secara terstruktur. Dengan output NTU, komunikasi RS485 Modbus, dan konstruksi tahan air, sensor ini membantu tim memantau kualitas air dengan lebih konsisten dan lebih siap ditindaklanjuti.

FAQ

Apa itu Sensor Turbidity?

Sensor untuk mengukur kekeruhan air.

Satuan yang digunakan apa?

NTU (Nephelometric Turbidity Units).

Apakah sensor ini bisa dipakai di sungai?

Ya, sangat cocok untuk monitoring air sungai.

Apakah bisa diintegrasikan ke SCADA?

Ya, melalui RS485 Modbus.

Apakah ada versi untuk air laut?

Ya, ada versi Titanium Alloy.

Apakah ini cocok untuk monitoring real-time?

Ya, jika dihubungkan ke sistem monitoring yang sesuai.

Daftar Sumber

author avatar
argatech

Bagikan artikel ini

Sebarkan insight ini ke tim Anda.

Topik serupa dari kategori yang sama.